25 March 2011

Syukur & Sabar

Dari Abu Yahya,Shuhaib b. Sinan r.a berkata, Rasulullah S.A.W bersabda :"Sungguh menakjubkan sekali keadaan orang muslim itu, sesungguhnya semua keadaannya itu adalah merupakan kebaikan baginya dan kebaikan yang sedemikian itu hanya terjadi bagi orang mukmin sahaja. Apabila dia mendapatkan kelapangan hidup,dia pun bersyukur, maka yang demikian itu adalah kebaikan baginya,sedang apabila dia ditimpa oleh kesukaran(musibah), dia pun bersabar, maka itu pun adalah merupakan kebaikan baginya” –H.R.Muslim


Sesungguhnya orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami, adalah orang-orang yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat (Kami), mereka menyungkur sujud dan bertasbih serta memuji Tuhannya, sedang mereka tidak menyombongkan diri. 
(As-Sajdah 32:15)
Syukur Nikmat Allah
Dari Abu Hurairah r.a katanya, Nabi saw bersabda yang maksudnya : "Lihatlah kepada orang yang lebih rendah daripadamu dan jangan melihat kepada orang yang lebih tinggi. Itulah tembok yang kukuh supaya kamu tidak menghina pemberian Allah kepadamu".
 (Bukhari)
Selaku insan mukmin, kita tidak harus menyalahkan apa sahaja pemberian Allah SWT apalagi menghinanya kerana jika dihitung-hitung nikmat Allah, nescaya kita tidak akan sanggup menghitungnya lagi disebabkan terlampau banyak nikmat tersebut termasuklah pemberian yang tidak kita sedari. Oleh itu jangan kita merasa kesal atau kecewa dengan ciptaan atau pemberian Allah sama ada kita mengalami kecacatan, kekurangan dan sebagainya.
Hal ini kerana jika kita mengeluh terhadap-Nya, padahal kita sedang menikmati rahmat-Nya, itu bermakna kita tamak dan menutup mata atas nikmat yang telah kita miliki selama ini dan hal demikian akan menjerumuskan kita ke lembah kekufuran serta mengundang kemurkaan Allah sehingga tiba suatu masa kelak, Allah SWT akan menarik semula segala nikmat pemberian-Nya itu dan menggantikannya dengan kesusahan. Ketika itulah kita akan menyesal dan celik akan hakikat sebenarnya.
Sesungguhnya sebahagian besar musibah yang menimpa manusia adalah disebabkan oleh keluhan-keluhan mereka terhadap-Nya sedangkan Allah itu Maha Pengasih, Maha Adil dan lemah-lembut terhadap hamba-hamba-Nya. Oleh itu dalam apa juga perkara kita hendaklah bersifat qana'ah dan sentiasa bersyukur di samping berusaha dan bersabar kerana Allah berfirman yang maksudnya: "Boleh jadi kamu benci pada sesuatu padahal ia baik bagi kamu, dan boleh jadi kamu suka kepada sesuatu padahal ia buruk bagi kamu. Dan (ingatlah), Allah jualah Yang Mengetahui (semuanya itu) sedang kamu tidak mengetahui". 
(Surah al-Baqarah : Ayat 216)
أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يُسَبِّحُ لَهُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالطَّيْرُ صَافَّاتٍ كُلٌّ قَدْ عَلِمَ صَلَاتَهُ وَتَسْبِيحَهُ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِمَا يَفْعَلُونَ

"Tidakkah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan."
(An-Nur 24:  Ayat ke 41)  

No comments:

:: Halwa Telinga ::